Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 04/PJ.6/1996
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 04/PJ.6/1996 TENTANG PENYAMPAIAN PERMASALAHAN PBB DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-24/PJ.6/1995 tanggal 2 Mei 1995 perihal sebagaimana tersebut pada pokok surat, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: Demikian untuk dimaklumi dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAKDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd MACHFUD SIDIK
Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 03/PJ.6/1996
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 03/PJ.6/1996 TENTANG PENENTUAN SEKTOR PENGENAAN/PENERIMAAN PBB USAHA BIDANG PERIKANAN DAN PETERNAKAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Menanggapi adanya pertanyaan dari beberapa Kantor Pelayanan PBB perihal tersebut di atas, dengan ini ditegaskan bahwa pengenaan/penerimaan PBB usaha bidang perikanan dan peternakan, dimasukkan sebagai pengenaan/penerimaan sektor Pedesaan atau Perkotaan sesuai lokasi objek pajak tersebut berada, dan mengacu kepada Surat Edaran Dirjen Pajak No. SE-51/PJ.6/1994 tanggal 13 Agustus 1994 perihal Penentuan Sektor Pedesaan dan Perkotaan dalam Pengenaan PBB. Demikian untuk dimaklumi. A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAKDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd MACHFUD SIDIK
Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 01/PJ.6/1996
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 01/PJ.6/1996 TENTANG PENATA USAHAAN PENERIMAAN PBB PERTAMBANGAN MIGAS YANG PEMBAYARANNYA DILAKUKAN OLEHDITJEN LEMBAGA KEUANGAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Menunjuk Surat Edaran Dirjen Pajak No. SE-66/PJ.6/1995 tanggal 20 November 1995 perihal Realisasi Penerimaan PBB Sektor Pertambangan yang Dimasukkan sebagai Penerimaan PBB Sektor Perkotaan, dan untuk meningkatkan penggalian potensi PBB khususnya PBB Sektor Perkotaan, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: Demikian untuk dimaklumi. A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAKDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd MACHFUD SIDIK
Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 66/PJ.6/1999
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 66/PJ.6/1999 TENTANG EVALUASI PENERIMAAN PBB DAN BPHTB TAHUN ANGGARAN 1999/2000 SAMPAI DENGAN TRIWULAN II(9 APRIL S/D SEPTEMBER 1999) DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Berdasarkan Laporan Bulanan Penerimaan PBB dan BPHTB yang dihimpun oleh Direktorat Pajak Bumi dan Bangunan, penerimaan PBB dan BPHTB yang telah dicapai sampai dengan bulan September 1999 secara nasional adalah sebesar Rp. 1.485.744.804 ribu atau 44,61 dari rencana penerimaan sebesar Rp. 3.330.600.000 ribu (catatan : KPPBB Ambon data penerimaan s.d Juni 1999, KPPBB Lhokseumawe data penerimaan s.d Agustus 1999 dan KPPBB Dili data penerimaan s.d bulan Juli 1999), dengan rincian dan penjelasan sebagai berikut : I. Penerimaan PBBRealisasi Penerimaan PBB sektor Pedesaan dan Perkotaan (SKB)Dari rencana penerimaan sebesar Rp. 1.245.000.000 ribu, sampai dengan bulan September 1999 terealisir sebesar Rp. 445.751.112 ribu atau 35,80. Bila dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 1998/1999 pada periode yang sama, secara kuantitas (nominal) naik sebesar Rp. 76.106.015 ribu dan secara kualitas (persentase) naik sebesar 5,48.Realisasi Penerimaan PBB untuk semua sektor (APBN)Dari rencana penerimaan sebesar Rp. 2.854.800.000 ribu, sampai dengan bulan September 1999 terealisir sebesar Rp. 1.122.943.729 ribu atau 39,34. Bila dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 1998/1999 pada periode yang sama, secara kuantitas (nominal) naik sebesar Rp. 236.460.621 ribu dan secara kualitas (persentase) naik sebesar 8,99.Perbandingan realisasi penerimaan PBB tahun 1999/2000 sampai dengan bulan September 1999 dengan realisasi penerimaan PBB tahun 1998/1999 per sektor pada periode yang sama adalah sebagaimana tercantum pada tabel di bawah ini : (dalam ribuan rupiah) NO SEKTOR TAHUN 1999/2000 TAHUN 1998/1999 +/- RENCANA REALISASI S/DSEPTEMBER1999 (4:3) RENCANA REALISASI S/DSEPTEMBER1998 (7 : 6) Rp. (4 – 7) (5 – 8) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Pds 241,173,640 126,377,536 52.40 238,285,190 105,315,134 43.28 23,228,167 9.12 2 Pkt 1,003,826,360 319,373,576 31.81 980,795,750 264,329,963 26.95 55,043,613 4.86 Pds dan Pkt 1,245,000,000 445,751,112 35.80 1,219,080,940 369,645,097 30.32 76,106,015 5.48 3 Pkb 168,000,000 41,610,720 24,77 165,925,300 59,678,622 35.96 -18,067,902 -11.19 4 Pht 228,000,000 43,015,125 18,87 292,100,000 79,928,271 27.36 -36,913,146 -8.49 5 Ptb 1,213,800,000 592,571,918 48.81 1,233,893,760 377,228,264 30.57 215,343,654 18.24 APBN 2,854,800,000 1,122,948,875 39.34 2,911,000,000 886,480,254 30.45 236,460,621 8.99 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa realisasi penerimaan sektor Perkebunan dan Perhutanan tahun 1999/2000 sampai dengan bulan September 1999 bila dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 1998/1999 pada periode yang sama, baik secara kuantitas maupun secara kualitas mengalami penurunan. Peringkat persentase realisasi penerimaan PBB3.1Susunan peringkat untuk sektor Pedesaan dan Perkotaan (SKB) Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil %PeringkatKanwil %1VIII46,2513II19,562IX43,1412XV21,683XIII42,6911XI25,934VII40,1010VI29,015XIV36,969X32,96KPPBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKPPBB% PeringkatKPPBB %1Kisaran112,73107Ambon1,052Kuningan95,23106Langsa9,923Garut91,13105Dili10,824Tasikmalaya87,62104Tebing Tinggi11,565Bojonegoro79,62103Meulaboh11,696Sukabumi78,30102Pdg. Sidempuan11,957Pemekasan78,00101Kendari12,428Metro73,7499Buntok14,159Gorontalo68,3898Lhokseumawe15,1810Jember67,6397Baturaja16,20Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I %PeringkatDati I% 1Nusa Tenggara Tim.61,9227Maluku9,752Nusa Tenggara Brt56,5926Timor-Timur10,823Jawa Tengah47,0925Sulsel Tenggara15,584Lampung45,8524Riau18,905Jawa Timur43,1423Sumbar20,63Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II% PeringkatDati II% 1Kb. Asahan179,61308Kb. Maluku Tgr0,012Kb. Bantul156,93307Kb. Kb. Aileu0,213Kb. Timur Tgh.Slt120,07306Kb. Maluku Tgh0,224Kb. Kulonprogo110,21305Kb. Kovalima0,645Kb. Kuningan107,84304Km. Ambon1,516Kb. Sumenep104,17303Kb. Aceh Pidie2,267Kb. Sumedang94,05302Kb. Aceh Selatan2,648Kb. Pamekasan92,67301Kb. Toba Samosir2,949Kb. Pemalang92,38300Kb. Bengkulu Slt4,2510Kb. Aceh Besar92,12299Kb. Mandailing Ntl4,733.2Susunan peringkat untuk APBN : Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil% PeringkatKanwil% 1Kanwil III50,6213Kanwil X28,132Kanwil XII50,2512Kanwil XI29,783Kanwil XIII44,5711Kanwil VI30,714Kanwil VII44,2210Kanwil XV37,335Kanwil IX44,089Kanwil I37,74KPPBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKPPBB %PeringkatKPPBB %1Garut82,05107Ambon15,962Metro75,14106Tarakan21,973Kuningan71,43105Tebing Tinggi22,314Pamekasan70,89104Palangkaraya25,215Tasikmalaya70,47103Samarinda26,296Sukabumi67,54102Jakarta Timur26,347Bojonegoro65,82101Buntok26,808Solok64,92100Sampit26,889Purbalingga63,6499Medan27,4210Bau-bau60,5298Singkawang27,66Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I% PeringkatDati I %1Bengkulu55,8827Maluku24,392Lampung54,6226Kalteng26,473Sulsel50,6225Kaltim29,604Nusa Tenggara T50,5624Bali29,775Sumsel49,9123Kalsel30,27Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II %PeringkatDati II% 1Kb. Tapanuli Utara151,63317Kb. Mandaling Ntl0,282Kb. Bantul117,77316Kb. Toba Samosir1,463Kb. Belu107,84315Km. Banjar Baru2,984Kb. Sumedang92,25314Kb. Maluku Tgh.5,215Kb. Kuningan87,50313Kb. Bulungan19,426Kb. Selayar85,17312Kb. Labuhan Batu20,047Kb. Alor82,88311Kb. Sangau20,918Km. Pdg Panjang81,07310Kb. Deli Serdang20,969Km. Sukabumi80,90309Kb. Kampar22,0910Km. Solok80,55308Kb. Pesisir Slt.23,65 II. Penerimaan PBB dan BPHTB Dari rencana penerimaan sebesar Rp. 3.330.600.000 ribu, sampai dengan bulan September 1999 terealisir sebesar Rp. 1.485.749.950 ribu atau 44.61. Rincian rencana dan realisasi penerimaan PBB dan BPHTB sampai dengan bulan September 1999 secara nasional yang disusun berdasarkan prestasi/peringkat tercantum pada tabel dibawah ini : Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil %PeringkatKanwil %1X1.079,4913XIII33,282II442,8112XV42,983XI86,3111XIV48,044I78,9610VII58,175XII73,149IX63,08KPPBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKPPBB %PeringkatKPPBB %1Sampit13.169,95107Bantaeng3,302Solok4.541,75106Barabai5,473Rengat3.412,36105Pare-pare11,664Meulaboh3.399,03104Tasikmalaya14,955Langsa2.371,78103Manado20,706Muara Bungo1.790,89102Ambon21,017Pekanbaru981,10101Metro21,088Bukit Tinggi638,42100Bengkulu21,149Lahat436,2999Cirebon23,5310Maumere308,3098Purworejo24,76Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I %PeringkatDati I %1Kalteng7.075,3127Bengkulu21,142D.I Aceh618,0726Timor-timur25,803Riau472,1825Sulawesi Utara26,104Sumbar343,8824Maluku28,785Jambi296,3523Lampung32,07Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II% PeringkatDati II %1Kb. Kotawaringin T.52.348,66284Kb. Bengkulu Utara0,052Kb. Sijunjung19.154,90283Kb. Maluku Tgr0,173Kb. Bengkalis11.861,88282Kb. Muna0,924Kb. Indragiri Hilir11.536,09281Km. Sawahlunto0,975Kb. Pasaman10.527,50280Kb. Tapin1,886Kb. Bungo Tebo5.274,03279Kb. Tulang Bawang1,977Kb. Aceh Barat5.171,29278Kb. Aceh Tenggara2,008Kb. Pesisir Selatan4.364,65277Kb. Tanah Datar2,329Kb. Solok4.131,09276Kb. Pinrang2,8510Kb. Aceh Timur2.964,23275Kb. Hulu S. Utara3,03 III. Penerimaan BPHTB Dari rencana penerimaan sebesar Rp. 475.800.000 ribu, sampai dengan bulan September 1999 terealisir sebesar Rp. 362.801.075 ribu atau 76.25. Rincian rencana dan realisasi penerimaan BPHTB sampai dengan bulan September 1999 secara nasional yang disusun berdasarkan prestasi/peringkat pada tabel dibawah ini : Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil %PeringkatKanwil% 1Kanwil II62,3013Kanwil XI30,662Kanwil III51,2712Kanwil X36,803Kanwil XII50,9311Kanwil XV37,384Kanwil VII47,2010Kanwil I40,165Kanwil IX46,919Kanwil XIV41,21KPPBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKPPBB %PeringkatKPPBB% 1Solok112,67107Ambon16,052Garut86,19106Tarakan22,333Sampit74,82105Palangkaraya25,524Metro73,56104Tebingtinggi26,265Kuningan71,41103Samarinda26,786Pamekasan71,30102Buntok26,807Bojonegoro66,65101Luwuk28,998Tasikmalaya65,57100Barabai29,069Sukabumi65,3799Singkawang29,1610Pekanbaru65,2598Lhokseumawe31,02Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I %PeringkatDati I %1Sumatera Barat65,8027Maluku24,442Riau61,4526Kaltim30,253Bengkulu54,9225Kalsel31,684Lampung52,4724Kalbar32,335Sulawesi Selatan51,4123Bali35,38Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II% PeringkatDati II %1Kb. Sijunjung206,66317Kb. Mandaling Natal0,282Kb. Tapanuli Utara151,61316Kb. Toba Samosir1,463Kb. Bantul124,16315Kb. Maluku Tngah5,204Kb. Belu107,76314Km. Banjar Baru5,825Kb. Sumedang100,00313Kb. Bulungan19,516Kb. Kotawaringin T.92,66312Kb. Labuhan Batu20,207Kb. Kuningan87,64311Kb. Sengau22,748Kb. Bengkalis84,96310Kb. Berau23,759Kb. Selayar84,75309Kb. Mamuju23,9410Kb. Solok83,96308Km. Palangkaraya25,02 Dari hasil kompilasi perkembangan realisasi penerimaan PBB dan BPHTB sampai dengan bulan September 1999 tersebut di atas, secara keseluruhan masih perlu ditingkatkan melalui upaya-upaya sebagai berikut : Demikian disampaikan untuk dipergunakan seperlunya. A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAKDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd HASAN RACHMANY
Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 61/PJ.6/1999
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 61/PJ.6/1999 TENTANG PELATIHAN APLIKASI SISMIOP RILIS 8.0 DALAM RANGKA PENANGGULANGAN MASALAH KOMPUTERTAHUN 2000 (Y2K) DAN PEMANTAUAN/PEMANTAPAN JADWAL KEGIATAN PENDATAAN/PENILAIAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Sehubungan dengan rencana diimplementasikannya aplikasi SISMIOP Rilis 8.0 dalam rangka menghadapi Masalah Komputer Tahun 2000 (Y2K) dan pemantauan/pemantapan Jadwal Kegiatan Pendataan/Penilaian (siklus), maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut : Demikian untuk dilaksanakan, atas perhatian dan kerjasama Saudara disampaikan terima kasih. A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAKDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd HASAN RACHMANY
Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE – 50/PJ.6/1999
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAKNOMOR SE – 50/PJ.6/1999 TENTANG EVALUASI PENERIMAAN PBB DAN BPHTB TAHUN 1999/2000 SAMPAI DENGAN TRIWULAN I DIREKTUR JENDERAL PAJAK, Berdasarkan Laporan Penerimaan PBB dan BPHTB Tahun Anggaran 1999/2000 yang dihimpun oleh Direktorat PBB sampai dengan bulan Juni 1999 (Triwulan I), dengan ini disampaikan evaluasinya sebagai berikut : Demikian disampaikan untuk dipergunakan seperlunya. A.n. DIREKTUR JENDERALDIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ttd HASAN RACHMANY