Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor : SE - 08/PJ.6/1999

SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE – 08/PJ.6/1999

TENTANG

EVALUASI PENERIMAAN PBB DAN BPHTB TAHUN 1998/1999 SAMPAI DENGAN TRIWULAN III

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Bersama ini disampaikan realisasi penerimaan PBB dan BPHTB tahun 1998/1999 yang dihimpun oleh Direktorat PBB sampai dengan triwulan III.

  1. Perbandingan realisasi penerimaan dengan rencana penerimaan 1998/1999 Realiasasi penerimaan PBB dan BPHTB sampai Triwulan III mencapai Rp. 2.233.628.897 ribu atau 65,48% dari rencana penerimaan. Rincian persentase realisasi penerimaan PBB dan BPHTB yang dicapai sampai Triwulan III adalah sebagaimana tabel berikut :
    (ribuan rupiah)NoSektorRencanaRealisasi% (4 : 3)123451Pedesaan238.285.190217.576.68991,312Perkotaan980.795.750815.032.98283,10 Pds & Pkt1.219.080.9401.032.609.67184,703Perkebunan165.925.300146.974.22588,584Perhutanan292.100.000165.306.16856,595Pertambangan1.233.893.760701.356.68756,84 PBB2.911.000.0002.046.246.75170,296BPHTB500.000.000187.383.20537,48 PBB + BPHTB3.411.000.0002.233.629.95665,48Persentase penerimaan PBB tertinggi adalah sektor Pedesaan (91,31%) dan terendah sektor Perhutanan (56,59%), sedangkan BPHTB mencapai 37,48%. Rincian realisasi penerimaan per sektor/Dati II/KPPBB/Dati I/Kanwil dapat dilihat pada Lampiran.
  2. Perbandingan realisasi penerimaan PBB tahun 1998/1999 dengan tahun 1997/1998 sampai dengan Triwulan II dapat dilihat pada tabel berikut :
    (ribuan rupiah)No.SektorRealisasi Penerimaan%
    (5 : 3)%
    (6 – 4)1997/1998%1998/1999%123456781Pedesaan208.976.69097,31217.575.63091,31104,11-62Perkotaan720.086.47684,52815.032.98283,1113,19-1,42 Jumlah Pds/Pkt929.063.16687,091.032.608.61284,67111,15-2,423Perkebunan71.542.59667,49146.974.22588,58205,4421,094Perhutanan138.789.75361,14165.306.16856,59119,11-4,555Pertambangan1.059.429.36795,86701.356.68756,8466,2-39,02 Jumlah APBN2.198.824.88287,782.046.245.69270,2993,06-17,49Bila dibandingkan dengan penerimaan tahun 1997/1998 periode yang sama, terlihat bahwa persentase pencapaian rencana penerimaan mengalami penurunan sebesar 17,49%. Kecuali sektor Perkebunan semua sektor mengalami penurunan persentase.
  3. Peringkat persentase realisasi penerimaan sampai dengan Triwulan III 1998/1999 dapat disusun sebagai berikut :
    1. Susunan peringkat untuk sektor Pds dan Pkt
      1. Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil%PeringkatKanwil%1XIV106,3613I63,352IX97,9312II64,253VIII95,8811III64,68
      2. KP.PBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKP.PBB%PeringkatKP.PBB%1Pati128,99107P. Sidempuan28,062Denpasar112,66106Meulaboh29,533Garut110,26105Dilli30,434Malang109,89104Rengat32,835Ngawi109,33103Kisaran42,74
      3. Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I%PeringkatDati I%1Bali111,7927Timor-Timur30,432Nusatenggara Timur105,1826Sumatera Selatan55,083D.I. Yogyakarta104,1325Bengkulu56,084Nusatenggara Barat98,5724Sumatra Barat56,445Jawa Timur97,9323Jambi57,56
      4. Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II%PeringkatDati II%1Kb. Halmahera Tengah154,55312Kb. Ainaro1,92Kb. Berau153,96311Kb. Bobonaro6,633Kb. Mimika145,92310Kb. Manatuto7,814Kb. Pati135,58309Kb. Lautem9,755Kb. Kulon Progo134,37308Kb. Ambeno9,786Kb. Tabanan134,17307Kb. Tapanuli Utara11,577Kb. Sumba Barat131,63306Kb. Kovalima13,078Kb. Fak Fak126,06305Kb. Baucau14,789Kb. Lombok Barat124,88304Kb. Bengk. Selatan15,1910Kb. Aileu124,81303Kb. Liquica17,14Terdapat 2 Dati II yang tidak ada penerimaan sektor ini yaitu Kb. Puncak Jaya dan Kb. Paniai.
    2. Susunan peringkat untuk rencana penerimaan APBN
      1. Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil%PeringkatKanwil%1IX85,0213XI53,212VI83,2912II55,083VIII80,611X55,89
      2. KP.PBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKP.PBB%PeringkatKP.PBB%1Malang97,14107Rengat46,252Denpasar95,91106Singkawang49,263Kediri95,8105Barabai49,834Kudus93,71104Jambi50,245Biak93,64103Lahat50,8
      3. Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I%PeringkatDati I%1Bali90,3227Timor-Timur51,292DI Yogyakarta87,0526Kalimantan Selatan51,773Jawa Timur85,0225Jambi52,174DKI Jakarta83,2924Kalimantan Timur53,835Nustenggara Timur81,4423Riau53,91
      4. Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II%PeringkatDati II%1Kb. Paniai143,11314Kb. Subang21,642Kb. Purwakarta118,42313Kb. Sambas39,53Kb. Puncakjaya116,84312Kb. Indragiri Hulu41,594Kb. Nabire113,13311Kb. Lampung Selatan45,055Kb. Pasuruan106,9310Kb. Aceh Tenggara45,546Kb. Tabanan105,26309Kb. Aceh Tengah47,27Kb. Badung103,88308Kb. Bulungan47,218Kb. Biak Numfor102,49307Kb. Pinrang47,39Km. Jayapura101,93306Kb. Aceh Besar47,3910Kb. Jepara100,28305Kb. Pontianak47,46
    3. Susunan peringkat persentase penerimaan BPHTB
      1. Kanwil DJPPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKanwil%PeringkatKanwil%1III274,7513XII14,192X158,412VI29,673XI146,8211I32,75
      2. KP. PBBPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatKP.PBB%PeringkatKP.PBB%1Langsa1.049,33107Bantaeng0,812Sintang1.010,93106Biak2,763Kupang769,83105Barabai2,854Bengkulu661,48104Pare-Pare2,985Balikpapan576,54103Solok3,25
      3. Daerah Tingkat IPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati I%PeringkatDati I%1Bengkulu661,4827Sulawesi Tenggara13,842Lampung432,9326Sul. Selatan14,223Nusteng Timur425,4925DKI Jakarta29,674Kal. Timur225,9624Sumatra Utara29,715Timor-Timur198,0423Jawa Timur35,03
      4. Daerah Tingkat IIPeringkat tertinggiPeringkat terendahPeringkatDati II%PeringkatDati II%1Kb. Pasir10.283,87252Kb. Majene0,022Kb. Sintang1.894,41251Kb. Nabire0,33Kb. Gorontalo1.654,98250Kb. Bantaeng0,354Kb. Bengkulu Utara1.590,58249Kb. Gunung Kidul0,45Kb. Aceh Timur1.399,11248Kb. Maros0,466Kb. Lampung Selatan943,76247Kb. Hulu S. Tengah0,517Km. Bengkulu716,42246Kb. Wajo0,578Km. Batam677,9245Kb. Boyolali0,749Kb. Blora653,18244Kb. Maluku Tenggara1,3710Km. Kupang569,63243Kb. Manokwari1,49Terdapat 34 Dati II yang memiliki rencana penerimaan BPHTB tetapi tidak ada realisasi penerimaannya.
  4. Berdasarkan prognosa realisasi penerimaan tahun 1998/1999 yang diterima dari setiap kanwil DJP, rencana penerimaan PBB sebesar Rp. 2.911.000.000,- diprediksi akan dapat terealisasi sebesar Rp. 2.961.635.910,- (101,74%). Sedangkan rencana penerimaan BPHTB sebesar Rp. 500.000.000.000,- diprediksi dapat terealisasi sebesar Rp. 284.532.223.000,- (56,91%). Sesuai hasil rapat para Kepala Bidang PBB dan beberapa Kepala KPPBB di Direktorat PBB pada tanggal 28-29 Januari 1999, hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengamankan rencana penerimaan tahun 1998/1999 adalah sebagai berikut :
    1. Mengoptimalkan kegiatan Tim Intensifikasi PBB dan BPHTB Tingkat I dan Tingkat II ke arah sasaran yang telah ditetapkan.
    2. Meningkatkan koordinasi instansional.
    3. Meningkatkan upaya penagihan aktif terhadap wajib pajak potensial secara selektif.
    4. Para Kakanwil segera menyusun jadwal operasional yang konkret tentang upaya pengamanan rencana penerimaan sampai dengan 31 Maret 1999.
    5. Para Kepala KPPBB bersama Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II segera melakukan koordinasi.
    6. Mengoptimalisasikan kegiatan Tim Intensifikasi PBB dan BPHTB Tingkat Pusat :
      – Pembinaan kepada Tim Intensifikasi PBB dan BPHTB Tk. I dan Tk. II;
      – Pengamanan pencairan pembayaran PBB sektor Pertambangan Migas sebelum akhir tahun 1998/1999, selambat-lambatnya akhir bulan Februari 1999.

Demikian disampaikan untuk dipergunakan seperlunya.





A.n. DIREKTUR JENDERAL
DIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

ttd

HASAN RACHMANY